November 27, 2021

pksandir.com

Blog Info Media Online

Persikab Kabupaten Bandung Jadi Tim Satelit RANS Cilegon FC?

Nama RANS Cilegon FC saat ini sedang ramai diperbincangkan usai adanya akuisisi yang dilakukan oleh artis top Indonesia, Raffi Ahmad. Raffi Ahmad berhasil mengakuisisi Cilegon FC bersama rekannya, Rudy Salim. Akuisisi tersebut membuat popularitas Liga 2 turut terangkat usai adanya beberapa klub "Sultan" saat ini.

Dikatakan klub "Sultan" karena beberapa klub mempunyai pemilik yang kuat di sektor keuangannya. Sebagai salah satu pemilik klub "Sultan",Raffi Ahmad dan Rudy Salim pun telah menginvestasikan setidaknya Rp300 miliar untuk Cilegon United yang sudah berganti nama menjadi RANS Cilegon FC. Tidak hanya sampai situ, saat ini RANS Cilegon FC kembali menjadi buah bibir usai mengadakan pertemuan dengan klub legendaris asal Bandung, yakni Persikab Kabupaten Bandung.

Sebetulnya, belum diketahui dengan jelas agenda apa yang dibicarakan oleh kedua klub tersebut. Namun diketahui dari akun Instagram resmi Persikab Kabupaten Bandung, @persikab_bandung, tim berjulukan Dalem Bandung itu tengah mencari seorang investor. Sebelumnya Bupati Bandung, Dadang Supriatna, telah menyatakan bahwa Persikab Kabupaten Bandung ke depannya akan dikelola oleh swasta.

"Wakil Presiden Klub Rans Cilegon FC RJV (Rajiv Singh) tadi malam bertemu dengan Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna." "Semoga persepakbolaan Kabupaten Bandung semakin membaik," tulis Persikab Kabupaten Bandung pada keterangan unggahan tersebut. Selama ini Persikab sendiri masih dikelola oleh Pemkab Bandung.

Jika benar akuisisi terjadi, maka bukan tidak mungkin Persikab Bandung akan menjadi kekuatan baru di kancah sepak bola Indonesia. Apalagi saudara kandung dari Persib Bandung itu sudah lama tak kembali ke kancah tertinggi sepak bola Indonesia. Saat ini Persikab Kabupaten Bandung berada di Liga 3 dan masih kesulitan untuk bisa naik ke Liga 2.

Tercatat Persikab Bandung terakhir kali bermain di divisi teratas Indonesia pada tahun 2002 lalu. Sayangnya, alih alih menjadi kenangan indah, saat itu Persikab Bandung malah menorehkan catatan terburuknya di kancah sepak bola Indonesia. Bagaimana tidak?

Dari seluruh pertandingan yang dijalankan, Persikab Bandung hanya mampu mengumpulkan lima poin saja. Alhasil mereka pun terdegradasi dan sampai saat ini gagal mentas di kompetisi teratas sepak bola Indonesia.